IBX5980432E7F390 Kata-kata dalam Bahasa Sunda Banten yang Jarang Digunakan - The Art of Information

Kata-kata dalam Bahasa Sunda Banten yang Jarang Digunakan

Kata-kata dalam Bahasa Sunda Banten yang Jarang DigunakanRekan-rekan yang berbahagia pada penghujung tahun 2017 ini saya akan berbagi perbendaharaan kata-kata bahasa sunda banten yang jarang digunakan.
sebetulnya masih banyak sekali kata-kata dalam bahasa sunda banten yang jarang digunakan namun sementara ini admin baru dapat menuliskannya sebagian.

Ambos = perasaan bangga diri karna di sanjung
Apel = nasi dicampur garam dikepal-kepal buat sarapan dimakan selagi hangat
Bagug = Tempat Menyimpan sesuatu pada dinding rumah panggung
Bendul = pinggir balai-balai bambu
Bibilas = makan makanan ringan atau buah-buahan setelah makan nasi (cuci mulut)
Cakal = bertengkar
Cawene = perawan
Dangan = menganggap mudah suatu pekerjan tu masalah
Didingklik = bangku kecil
Enggih = ya
Geugeus = ikatan padi
Jajarit = kain
Jamang = baju
Jampe = mantra
Kabendongan = belum sampai tujuan hujan akan segera turun
Kaleneng = lonceng sekolah
Karembeng (karembng) = wadah besar berbentuk tabung terbuat dari anyaman bambu di
Kastok = tempat menyimpan barang berupa papan biasanya dipasang diatas pintu
Komet (komt) = tidak tahu
Kula = saya
Mihape = nitip barang
Ngawadang = makan diluar makan yang 3 kali
Ngebak = berenang disungai
Paido= Perkataan yang mengganggap hasil kerja seseorang tidak sesuai dengan stand
Paidon = tempat membuang ludah
Paidoning = pantas saja
Parejaka = perjaka
Pesak = saku
Puse = istirahat
Siduru = memanaskan badan didepan perpian
Sosoleketan = berjalan pada jalan yang susah dilalui
Talatah = nitip pesan
Talete = mengorek informasi secara rinci

Wuwung = mandi dengan membasahi rambut

itulah sebagian kata-kata dalam bahasa Sunda Banten yang sudah jarang digunakan, insyaAllah lain kali kita sambung lagi. silahkan tinggalkan pesan pada kolom komentar yang membangun dan tidak spam

Subscribe To Get Latest Articles :